Sabtu, 23 Mei 2015

Uniknya Blue Pond di Hokkaido Jepang


Blue Pond atau kolam biru dibawah ini terletak di tepi kiri Sungai Bieigawa, sebelah tenggara kota Biei di Hokkaido, Jepang, sekitar 2,5 km sebelah barat laut dari air panas Platinum di kaki Gunung Tokachi. Kolam mendapatkan namanya dari warna biru terang airnya yang tidak alami. Dengan tunggul-tunggul pohon yang muncul keluar dari permukaan air, tidak seperti Danau Kaindy, Blue Pond memiliki penampilan halus dan mempesona.
Seperti yang dikutip dari versesofuniverse.blogspot.com, Blue Pond sebelumnya tidak ada disana. Ini adalah kolam buatan yang dibuat ketika bendungan dibangun untuk melindungi daerah dari lumpur yang mungkin terjadi dari gunung berapi terdekat, Mt. Tokachi. Saat letusan pada Desember 1988, Biro Pembangunan Daerah Hokkaido memutuskan untuk membangun sebuah bendungan di hulu Sungai Bieigawa untuk mencegah semburan lumpur. Air yang diblokir oleh bendungan sekarang terakumulasi dan merendam hutan depresi (dataran rendah), menciptakan Blue Pond.


Warna biru kolam belum sepenuhnya dijelaskan tetapi dikaitkan dengan kehadiran aluminium hidroksida dalam air yang memantulkan panjang gelombang yang lebih pendek dari sinar biru dengan cara yang sama yang atmosfer bumi lakukan. Warna kolam juga berubah tergantung dari sudut mana Anda melihatnya dan bahkan pada waktu yang berbeda dari hari. Meskipun air tampak biru bila dilihat dari tanah, warna tidak ditemukan dalam air itu sendiri.
Kota indah Biei telah menjadi tujuan wisata populer selama bertahun-tahun, tapi Blue Pond menjadi daya tarik global baru-baru ini setelah Apple memasukkan gambar Blue Pond dalam OS X Mountain Lion.









4 Gua Laut yang Paling Luar Biasa di Dunia


Kebanyakan orang baru mengetahui perihal keindahan gua di laut melalui buku dan film `Harry Potter and the Half-Blood Prince`. Tak hanya dari kisah Harry Potter, dari kebanyakan cerita, banyak yang mengesankan bahwa gua laut berkesan menyeramkan dan dipenuhi oleh makhluk aneh, seperti zombie.
Namun, hal tersebut sama sekali tidak ada di empat gua di laut yang dilansir dari laman Thrillist. Hanya keindahan yang ada di sana. Penasaran? berikut ulasannya seperti yang dikutip dari liputan6.com

1. Benagil Beach Sea Cave – Portugal

Lubang raksasa di atas genangan air laut sangat memukau. Lubang tersebut mengizinkan makhluk dalam gua untuk mengintip terangnya cahaya matahari dan membuat air laut lebih terasa hangat. Baca juga disini

2. Apostle Islands National Lakeshore – Amerika Serikat

Memang secara teknis gua tersebut tidak terletak di dalam laut, melainkan di dalam danau bernama Lake Superior di Pulau Apostle. Tentu saja hal tersebut menjadi sebuah keunikan. Gua tersebut hanya dapat diakses apabila es telah mencair. Sebab, saat pencairan terjadi saja, masih terdapat beberapa es yang menempel pada dinding gua. Selengkapnya baca disini

3. Blue Grotto – Italia

Blue Grotto ialah salah satu destinasi terbaik saat bertandang ke pulau yang terkenal dengan keindahan cahaya mataharinya, yaitu Pulau Capri, Italia. Cahaya yang dipantulkan oleh air membuat pemandangan yang tentunya tidak biasa. Selengkapnya baca disini

4. Cathedral Cove – Selandia Baru

Sudut yang menawarkan keindahan lengkungan putih tersebut dapat diakses dengan berjalan kaki dari pantai terdekat. Keistimewaan akan semakin terasa setelah berhasil keluar dari bulatan batu yang tertutup tanaman hijau tersebut.

7 Lokasi Syuting Film Layak Untuk di Kunjungi


Saat menyaksikan sebuah judul film, kita hanya bisa melihat lokasi dari cerita yang ditampilkan. Mungkin kita hanya membayangkan jika tempat-tempat tersebut hanyalah mitos atau tidak ada dalam peta di bumi, namun kenyataannya lokasi sesungguhnya memang bukanlah khayalan belaka, meski nama wilayahnya berbeda dengan cerita-cerita di film yang kebanyakan fiksi belaka.Ada banyak lokasi tempat syuting film yang dapat Anda kunjungi dan menariknya, Anda dapat menjadi peran utama dalam seri petualangan yang Anda lakukan.
Berikut 7 lokasi syuting film yang layak Anda kunjungi yang dikutip dari berjambang.blogspot.com.

1. Tunisia (Star Wars dan Raiders of The Lost Ark)

Mungkin Anda tidak terpikir jika Tunisia merupakan salah satu lokasi film terbaik. Pemandangan padang pasir dan tempat tinggal unik di selatan Tunisia pernah dipakai dalam film Indiana Jones, raiders of The Lost Ark dan Star Wars. JIka Anda penggemar Star Wars, tempat ini sangat cocok untuk dikunjungi.
Perjalanan ke daerah Tozeur dapat ditempuh dengan menggunakan mobil Jeep. Anda akan merasa mendarat di planet Tatooine. Perjalanan ke Matmata juga harusnya menjadi bagian dari tujuan Anda karena disana akan ditemui 700 rumah troglodyte, penduduk asli Tunisia yang digali dalam terowongan untuk melindungi dari panas gurun.
Daya tarik utama di Matmata adalaj Hotel Sidi Driss. Lokasi ini menjadi tempat syuting adegan saat Skywalker ditembak.

2. Selandia Baru (Lord of the Rings)

Pemandangan yang menakjubkan dalam trilogy Lord of The Rings benar-benar menempatkan Selandia baru pada peta sebagai lokasi backpacker.
Bahkan, lokasi tempat tinggal para hobbit dipakai sebagai tempat tujuan wisata di Perbukitan Matamata. Tongariro National Park juga menjadi terkenal lantaran syuting The Lord of the Ring. pengunjung dapat bermain ski di lapangan Whakapapa di Gunung Ruapehu.

3. Yunani (Mamma Mia)

Hal yang paling menarik dari film Mamma Mia adalah pemandangan laut biru yang menawan, serta jalan berbatu sempit menuju rumah-rumah disain Yunani bercat putih.
Mamma Mia difilmkan di pulau Skopelos dan Skiathos, dua dari kepulauan Sporades. Skopelos terletak sekitar setengah jam dari Skiathos dan Anda dapat menggunakan pesawat terbang kecil dari bandara Skiathos atau melalui laut dari Athena. Di Skopelos terdapat sebuah gereja yang indah tempat banyak orang melangsungkan pernikahan. Ada pula biara yang berdiri kokoh di puncak bukit setinggi 100 meter.
Kastani Bay pun patut dikunjungi yang berlokasi di pantai utara Skopelos.

4. Thailand (The Beach dan The Man with Golden Gun)

Film The beach membuat pulau Phi Phi Leh menjadi salah satu tempat yang paling banyak dikunjungi di Thailand. Setiap orang yang mengunjungi Thailand pasti mengunjungi lokasi tersebut dengan membuat foto sebuah perahu yang digunakan dalam film The Beach.
Bahkan sebuah pulau kecil disebut sebagai pulau james Bond lantaran menjadi lokasi syuting film agen rahasia asal Inggris tersebut.

5. Amerika Selatan (The Motorcycle Diaries)

Film ini menceritakan tentang perjalanan Che Guevara di tahun 1939 yang menempuh perjalanan 5000 mil bersama temannya Alberto grando. Che Guevara adalah seorang tokoh revolusioner Marxis. Lokasi tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang mengunjunginya.
Perjalanan Che Guevera menjadi sebuah perjalanan sejarah yang dapat dinikmati para wisatawan. Jika Anda ingin benar-benar berpetualang, mungkin ada baiknya mencoba menggunakan sepeda motor untuk melintas jalan tersebut.

6. Salzburg, Austria (The Sound of Music)

Apakah Anda sering membayangkan berjalan di atas puncak bukit dan bernyanyi? Atau membayangkan Anda berciuman dengan pasangan Anda di sebuah paviliun dengan pemandangan indah. Mungkin lokasi ini dapat meujudkan impian Anda.
Ada berbagai tur wisata, namun menariknya ada salah satu perusahaan perjalanan yang menyediakan bus asli yang digunakan para kru film dan para pemainnya. Anda juga akan memiliki kesempatan untuk mengunjungi Nonnberg Abbey dimana Maria menjadi biarawati atau benteng Hellbrunn dimana terdapat paviliun kaca yang menawan.

7. Tokyo (Lost in Translation)

Film Lost in Translation hampir keseluruhannya berlokasi di Tokyo. Film yang dibintangi Scarlett Johansenn dan Bill Murray tersebut menceritakan tentang kisah cinta antara seorang aktor Amerika yang mengalami krisis kepercayaan diri dan seorang perempuan yang juga mengalami depresi sedang menemani suaminya melakukan perjalanan bisnis.
Syuting film tersebut dilakukan di distrik Shinjuku dan Shibuya. Hotel Park Hyatt pun menjadi terkenal lantaran salah satu adegan film itu berlokasi di hotel tersebut. Anda juga dapat melihat keramaian di stasiun Shibuya yang banyak dikelilingi layar iklan.

Menara Batu Raksasa Alami di Tasmania


Tasmania adalah negara pulau, bagian dari Persemakmuran Australia, dan terletak sekitar 150 mil dari sisi selatan benua Australia. Pulau yang indah ini secara luas dikenal karena lingkungan alam, dan dipromosikan sebagai ‘Pulau Inspirasi’, karena sekitar 45 % dari pulau ini terdiri dari taman alam, cagar alam dan situs Warisan Dunia.
Seperti yang dikutip dari versesofuniverse.blogspot.com, Di antara keindahan alam Tasmania yang ditawarkan, ada keajaiban alam yang telah diberi nama yang cocok, yaitu “Totem Pole”, yang merupakan bagian dari Taman Nasional Tasmania. Terletak di Cape Huay, struktur menakjubkan ini adalah coastal stack atau sea stack, yaitu tumpukan batuan di pantai atau laut, yang menjulang di tepi pantai Tasmania. Dengan tingginya yang mencapai 65 meteran, membuatnya menjadi daya tarik yang menggiurkan bagi para pendaki tebing di seluruh dunia.


Dari sudut pandang geologi, tumpukan batuan (stack) adalah bentuk yang didefinisikan sebagai batuan kolom yang curam dan sebagian besar vertikal, yang telah terkikis oleh angin dan gelombang yang pada dasarnya telah terisolasi dari pantai. Stack ini jelas bukanlah fitur permanen dalam lanskap, seiring waktu, erosi akan menyebabkan mereka akhirnya runtuh. Apa yang membuat Totem Pole begitu istimewa adalah kenyataan bahwa ia telah berdiri tegak selama ratusan tahun.
Mengingat bahwa dasar Totem Pole terkena erosi terus menerus, karena aksi konstan gelombang, beberapa orang mungkin akan mengatakan bahwa, masih berdirinya Totem Pole hingga saat inipun adalah keajaiban alam. Dengan diameter hanya 4 meter, Totem Pole seharusnya telah runtuh berabad-abad lalu. Meskipun Totem Pole beresiko runtuh setiap saat dan juga sangat sulit untuk dipanjat, namun tetap banyak pendaki yang ingin memanjatnya dan mendokumentasikan upaya mereka menaklukkan kecantikan alam yang unik ini.


Totem Pole kemungkinan paling terkenal untuk kecelakaan yang mengubah hidup pendaki Paul Pritchard, pada bulan Februari 1998. Pendaki Inggris ini dihantam oleh batu besar ketika mencoba untuk memanjat Totem Pole. Kecelakaan itu menyebabkan hemiplegia, yang merampas kemampuannya untuk merasakan gerakan di sisi kanannya, merusak bicara dan ingatannya. Meskipun ia telah menulis tiga buku tentang kisahnya, Totem Pole tetap pada daftar banyak pendaki yang berpengalaman dan profesional.



Top 7 Pulau Ular di Dunia

Mungkin bagi beberapa orang, melihat ular akan membuat gugup, Namun bayangkan jika kita hidup di sebuah pulau yang penuh ular! Dibawah ini ada 7 pulau ular yang menakjubkan dari seluruh dunia, seperti yang dikutip dari versesofuniverse.blogspot.com.
Ilha de Queimada Grande, Brasil

Ilha de Queimada Grande adalah sebuah pulau yang terletak di Samudera Atlantik lepas pantai São Paulo, Brasil. Pulau dengan luas 430.000 meter persegi (110 hektar) dijuluki “Pulau Ular”, dan kini tak berpenghuni meskipun sisa-sisa mercusuar membuktikan keberadaan manusia di masa lalu. Menjaga mercusuar saat ini pastilah menjadi pekerjaan yang mempertaruhkan nyawa, karen pulau ini benar-benar dipenuhi oleh ular – sekitar satu ekor ular untuk setiap meter persegi pulau.

Ular yang ada disana pun bukan sembarang ular. Tiga dari empat spesies ular yang didokumentasikan di Ilha de Queimada Grande adalah ular beludak berbisa. Bothrops insularis, Golden Lancehead, adalah salah satu ular paling mematikan di Bumi. Karena ular ini memangsa burung bukan mamalia, racun mereka telah berkembang menjadi hingga lima kali lebih beracun daripada kerabat daratan nya. Selengkapnya baca disini.

Pulau Ular, Bima

Pulau Ular Bima adalah pulau kecil unik tempat hidup dan berkembangbiaknya Ular yang tidak biasa, namun Ular-ular tersebut adalah ciptaan Tuhan yang sungguh luar biasa. Bagaimana tidak, asumsi kita terhadap Ular pada umumnya ternyata berbeda dengan yang ada di Pulau Ular, karena ular yang ada di Pulau Ular adalah ular yang tidak menggigit orang yang mendekati dan memegangnya dan juga tidak berbisa, buktinya setiap pengunjung tidak tanggung-tanggung dengan sengaja melilitkan ular-ular tersebut dileher dan dibagian tubuh lainnya, bahkan karena terlalu jinaknya Ular-ular tersebut disayang dengan dicium. Bahkan ular-ular tersebut akan keluar dari tempat persembunyiannya jika dipanggil keluar.

Keunikan ular-ular tersebut ternyata menyimpan mitos menurut warga sekitar Pantai Pulau. Konon katanya pulau ular ini dahulu adalah sebuah kapal yang bermuatan banyak manusia, yang kemudian kena kutuk dan tenggelam. kapalnya menjadi pulau kecil ini dan manusianya menjadi ular-ular penghuninya …
Ular-ular tersebut dilarang keras untuk dibawa pulang, konon ular-ular tersebut jika dibawa pulang, maka musibah akan didapatkan oleh orang yang membawanya, makanya masyarakat desa sangat menjaga kelestarian satwa itu.Tidak ada satupun orang yang bisa membawa ular itu meski hanya satu ekor biar yang paling kecil sekalipun.

Pulau St Thomas, Bulgaria

Pulau St Thomas (St Toma, atau Zmiyski ostrov) bukanlah sebuah pulau yang besar – hanya 0.012 kilometer persegi atau 2,97 hektar – tetapi menonjol karena sejumlah alasan. Salah satunya adalah kelimpahan Ular Grey Water pemakan ikan di perairan sekitar pulau, yang dari waktu ke waktu telah menjadikan pulau tersebut dijuluki sebagai Pulau Ular.

Fitur lain yang membedakan dari St Thomas adalah vegetasi: tanah ditutupi oleh kaktus liar. Ya memang, kaktus, di sebuah pulau di Laut Hitam, Bulgaria. Pada tahun 1933 dan untuk alasan yang dia tidak diungkapkan, mantan Tsar Bulgaria, Boris III memerintahkan kaktus-kaktus liar yang diimpor dari Bratislava, Slovakia, ditanam di pulau itu. Sejak saat itu kaktus telah berkembang dan hari ini pulau itu menjadi satu-satunya tempat di mana kaktus-kaktus liar Bulgaria dapat ditemukan.

Pulau Kalampunian Damit, Malaysia

Taman Pulau Tiga di lepas pantai Sabah, Malaysia terdiri dari tiga pulau. Yang terbesar, Pulau Tiga, pernah menjadi lokasi acara reality show TV yang populer yaitu “Survivor Island”. Pulau yang terkecil dari Pulau Tiga, bernama Pulau Kalampunian Damit atau Pulau Ular, adalah di mana Ular Laut berbisa lokal pergi untuk kawin. Ular Banded Sea Kraits (Laticauda colubrina) yang banyak terdapat di Pulau Kalampunian Damit relatif pemalu dan tidak agresif, jarang menggigit orang kecuali mereka diprovokasi atau tak sengaja terinjak. Racun mereka diperkirakan 3 sampai 4 kali lebih kuat dibandingkan dengan ular kobra.

Serpent Island, Ukraina

Serpent Island (juga dikenal sebagai Snake Island atau Ostriv Zmiinyi) adalah sebuah pulau kecil yang terbuat dari batu vulkanik yang terletak di Laut Hitam lepas pantai Rumania dan Ukraina. Pulau berukuran 0,17 kilometer persegi (0.066 mil persegi) dihuni oleh sekitar seratus orang yang terkonsentrasi di desa Bile, meskipun tidak ada sumber alami air tawar di pulau ini.

Serpent Island dikenal oleh orang Yunani kuno dan pernah sudah diklaim oleh Rusia, Kekaisaran Ottoman, Rumania dan Ukraina selama 200 tahun terakhir. Sebuah putusan Mahkamah Internasional (International Court of Justice) menegaskan pulau ini milik Ukraina tetapi harus dianggap sebagai “atol”, bukan “pulau” dan karena itu tidak bisa menjadi dasar untuk memperluas zona ekonomi eksklusif oleh Ukraina. Selain ular, tidak ada lagi yang menonjol dari pulau ini.

Pulau Shedao

Shedao Island, terletak di lepas semenanjung Liaoning, China, dekat kota Dalian, telah dikunjungi oleh lebih banyak wisatawan tahun ini karena 2013 akan menjadi Tahun Ular menurut horoskop Cina. Pulau ini adalah rumah bagi beberapa spesies dari ular berbisa, seperti Pit Viper pulau Shedao (Gloydius shedaoensis).

Seperti ular pulau lainnya, spesies ini telah berevolusi sehingga memiliki racun yang lebih kuat untuk menangkap sumber makanan utamamereka, yaitu burung laut.Viper pit pulau Shedao juga sering ditemukan pada pohon-pohon di mana mereka menyergap mangsa mereka.

Golem Grad

Golem Grad berarti “kota besar” dalam bahasa Macedonia, meskipun saat ini pulau ini tak berpenghuni, namun di pulau ini pernah ada sebuah desa monastik (desa biara). Pulau ini juga dikenal sebagai Pulau Ular karena pulau seluas 20 hektar ini dipenuhi dengan ular yang merayap … secara harfiah. Mungkin itu sebabnya mengapa para biarawan menyerah dan meninggalkan pulau sekitar seabad yang lalu.

Golem Grad berlokasi di Danau Prespa dan meskipun perbatasana negara Albania, Yunani, dan Republik Makedonia semuanya melalui danau ini, Golem Grad sendiri tidak dalam sengketa. Pulau ini telah terbuka untuk wisatawan sejak Agustus 2008 dan pengunjung akan menikmati melihat reruntuhan bangunan Romawi dan gereja yang hancur. Dan tentunya, ular-ular yang banyak …

Bukit Pasir Ini Bergerak dan Menelan Hutan serta Perumahan

Bukit Pasir raksasa Pyla, terletak 60 km dari Bordeaux di daerah Arcachon Bay, Perancis, dan menjadi bukit pasir tertinggi di Eropa. Juga dikenal dengan nama Great Dune of Pilat, gundukan pasir yang sangat besar ini – dengan lebar 500 meter, panjang 3 km dan menjulang hingga ketinggian 107 meter di atas permukaan laut. Karena keindahan dan lokasinya yang tak terduga, bukit pasir ini adalah tujuan wisata yang terkenal dengan lebih dari satu juta pengunjung per tahun.
Menariknya, seperti yang dikutip dari versesofuiverse.blogspot.com, bukit pasir ini bergerak tanpa henti ke arah daratan, perlahan-lahan menutupi hutan, rumah, jalan dan bahkan bagian dari Tembok Atlantik. Laju gerakan bukit pasir ini diskontinyu, kadang-kadang bergerak cepat (10 meter dalam setahun) dan kadang-kadang sangat lambat (kurang dari satu meter). Selama 57 tahun terakhir, bukit pasir ini telah bergerak sekitar 280 meter an. Jadi rata rata pergerakan tahunannya sekitar 4,9 meter per tahun.


Belut Raksasa Bermata Biru Kejutkan Nelayan

Seekor belut berwarna perak keabu-abuan mengejutkan penangkap ikan di perairan Inggris karena panjang tubuhnya yang masif: 2,1 meter.
Para nelayan tak sengaja menangkap belut berwarna biru itu pada 14 Mei di perairan barat daya Inggris. Ketika itu, mereka sedang menebarkan jaring untuk menangkap ikan di sebuah kapal bernama Hope.
Belut besar itu rupanya tersangkut di jaring, dan sudah mati saat diangkat ke kapal. Meski sudah tak bernyawa, belut itu membuat semua orang di kapal terkejut.
“Saya terkejut karena ukurannya begitu besar,” ucap Scott Govier, seorang nelayan yang bekerja untuk Plymouth Fisheries kepada tabloid Daily Express, seperti yang dikutip metrotvnews.com dari livescience, belum lama ini.
“Saat ditarik belut itu sudah mati, jika tidak, kami akan mengembalikannya lagi ke lautan,” sambung dia.
Dengan bobot 70 hingga 73 kilogram, belut ini hampir memecahkan rekor di Inggris. Rekor terbesar belut di Inggris adalah 60,44 kilogram.

Sabtu, 13 September 2014

Asal Nama Slamet Pada Gunung Slamet


Dari jajaran gunung api di Jawa, bahkan Indonesia, Gunung Slamet (3.428 m dpl) di Jawa Tengah memiliki nama yang bisa dibilang unik. Gunung ini memiliki nama yang tegas baik dalam bahasa maupun maknanya. Slamet! Yang berarti selamat. Sebuah kata yang sebenarnya “modern” untuk ukuran nama gunung.
Mari kita lihat nama gunung lain. Merapi misalnya. Dari bahasa apa kata itu? Asal katanya apa? Maknanya juga tersamar. Demikian juga nama lain. Merbabu, Sumbing, Sindoro, Lawu, Sinabung, Krakatau, Tambora, dan sebagainya. Nama-nama yang memang ada maknanya tetapi harus melalui penelaahan bahasa yang sedikit rumit. Sangat berbeda dengan Slamet. Sangat jelas artinya.
Nama Slamet memang cenderung baru. Seperti yang dikutip dari jejaktapak.com, kata ini aslinya merupakan serapan dari Arab yakni ”Islam”. Artinya nama itu ada setelah Islam masuk ke Pulau Jawa. Dan masa itu memang belum lama karena baru pada sekitar abad ke-13. Syekh Maulana Malik Magribi merupakan tokoh dari Campa yang menjadi tokoh pertama membawa Islam ke Jawa. Berawal dari Gresik kemudian dia mengembara ke sejumlah daerah di Jawa.
Kembali dahulu ke nama Gunung Slamet. Karena namanya cenderung baru, maka Slamet hampir bisa dipastikan bukan nama asli gunung tersebut. Lalu apa nama aslinya? Ada dua versi yang masuk akal.
Seorang sejarawan Belanda, J. Noorduyn berteori nama asli gunung tersebut adalah Gunung Agung. Hal itu berdasarkan pada sebuah naskah bahasa Sunda tentang petualangan Bujangga Manik. Siapa Bujangga Manik? Dia adalah seorang pengembara yang berkeliling Pulau Jawa. Perjalanannya itu dikisahkan dalam sebuah puisi ditulis pada daun nipah. Naskah Bujangga Manik seluruhnya terdiri dari 29 lembar daun nipah, yang masing-masing berisi sekitar 56 baris kalimat yang terdiri dari 8 suku kata.
Bujangga Manik ini disebut juga Prabu Jaya Pakuan. Seorang resi beragama Hindu dari Kerajaan Sunda. Dari naskahnya dapat diketahui dia sempat sampai dan tinggal di Bali. Nah di naskah ini disebut banyak daerah termasuk gunung. Salah satunya nama Gunung Agung. Menurut penelaahan Noordyun pemaparan lokasi gunung itu sama dengan Gunung Slamet sekarang ini. Jadi diduga nama awal Slamet adalah Gunung Agung.
Tetapi ada juga riwayat yang menyebut nama asli gunung itu adalah Gora. Sedang perubahan nama menjadi Slamet sama dengan yang diteorikan oleh Noodyun bahwa ada pengaruh Islam. Tetapi siapa? Karena sejak dahulu tidak sembarang orang bisa memberi nama sebuah wilayah. Setidaknya sekelas raja atau wali. Dan nama Syeh Maulana Malik Magribi disebut sebagai tokoh yang mencetuskan nama tersebut.
Dikisahkan, dalam pengembaraannya tokoh ini diserang penyakit kulit yang susah disembuhkan. Kemudian dia pergi ke Gunung Gora. Di sebuah lerengnya ini dia menemukan sumber air panas dengan tujuh pancuran. Diputuskan untuk sementara tinggal di daerah tersebut dan setiap hari dia mandi dengan air panas dari sumber di Gunung Gora hingga akhirnya sembuh. Sebenarnya masuk akal karena sumber air panas di gunung yang mengandung belerang memang bisa mengobati penyakit kulit.
Inilah asal muasal nama Slamet. Syeh Maulana memberi nama sumber air itu dengan nama Pancuran Tujuh yang sampai saat ini masih ada di daerah Baturaden. Dan Gunung Gora diubah namanya menjadi Gunung Slamet. Sementara kata Baturaden muncul ketika Syeh Maulana memberi nama seorang pengawalnya yang setia mengikuti dia termasuk tinggal di Pancuran Tujuh dengan nama Rasuladi yang berarti pengawal yang setia atau Batur Adi. Dari kata Batur Adi inilah kemudian berkembang menjadi Baturaden.
Dari sisi vulkanologi Slamet sendiri termasuk dalam gunung stratovolkano (kerucut) dengan tipe letusan stromboli. Mirip dengan Gunung Krakatao atau Galunggung yang bersifat eksplosif. Dengan karakter Tromboli letusannya akan melontarkan lava pijar dan materi lain ke udara hingga risiko terbesar tentu adalah munculnya awan panas, hujan material hingga bom vulkanik. Untungnya dalam sejarah yang ada letusan Slamet tidak membawa korban jiwa karena lontaran materialnya jatuh ke kawah sendiri.
Gunung ini meletus terakhir pada pada 1988 tepatnya pada 12-13 Juli ditandai dengan keluarnya abu dan lava dari kawah gunung api tipe A tersebut. Pada 2009 Gunung Slamet juga sempat meningkat aktivitasnya hingga statusnya sampai di Level III. Dan pada Maret 2014 ini statusnya kembali naik ke Waspada.

Kamis, 03 November 2011

10 Air Terjun Terindah di Dunia


Air terjun adalah sebuah penampakan alam yang mempunyai daya tarik tersendiri, penampang air yang disertai dengan tupahan air dari atas yang kadang bisa menimbulkan pancaran sinar matahari menjadi seperti pelangi membuat air terjun menjadi ikon alam romantis. Di dunia ini banyak terdapat air terjun yang memilik keindahan alam yang sangat mengagumkan, namun menurut situs Listphobia, ada 10 airterjun yang dianggap sebagai 10 air terjun terindah di dunia.

Berikut adalah daftar 10 air terjun terindah di dunia :

10. Steinsdalsfossen waterfall
http://listphobia.com/wp-content/uploads/011210_1620_10MostBeaut7.jpg

9. McWay Falls
http://listphobia.com/wp-content/uploads/011210_1620_10MostBeaut2.jpg

8. Alamere Falls
http://listphobia.com/wp-content/uploads/011210_1620_10MostBeaut3.jpg

7. Burney Falls
http://listphobia.com/wp-content/uploads/011210_1620_10MostBeaut4.jpg

6. Baatara Gorge Waterfall
http://listphobia.com/wp-content/uploads/011210_1620_10MostBeaut5.png

5. Beaver Falls
http://listphobia.com/wp-content/uploads/011210_1620_10MostBeaut6.jpg

4. High Force
http://listphobia.com/wp-content/uploads/011210_1620_10MostBeaut8.png

3. Fulmer Falls
http://listphobia.com/wp-content/uploads/011210_1620_10MostBeaut9.jpg

4 Tipe Orang Pacaran, Mana Tipemu?




Kayaknya di suatu masa dalam hidup seseorang, semua orang pengen pacaran. Gak peduli apapun orientasi seksualnya, semua orang pasti pernah ingin merasakan rasanya pacaran. Tapi sebenernya, pacaran itu sendiri juga ada macem-macem loh. Inilah 4 tipe pacaran menurut MBDC.

Pacaran Munyu-Munyu (Alias Bikin Orang Lain Geli)

Ini adalah tipe pacaran dimana sebuah pasangan terlihat sangat akrab di muka umum dan jelas-jelasan mengumbar bahwa mereka sedang pacaran. Biasanya, pasangan ini memiliki julukan sendiri untuk pasangannya masing-masing. Julukannya bisa yang normal (seperti mungkin ‘Bubu’…itu normal gak sih?) sampe yang bikin orang lain geli (seperti misalnya Pipi-Mimi). Pasangan tipe ini juga biasanya memiliki bahasa atau ungkapan yang hanya bisa dimengerti oleh mereka sendiri. Pasangan tipe ini bisa menjadi pasangan favorit banyak orang, tapi bisa juga jadi pasangan yang diketawain sama banyak orang.


Pacaran Drama

Pacaran drama adalah tipe pacaran dimana sebuah pasangan memiliki banyak sekali drama dalam kisah percintaan mereka sampe-sampe rasanya kalo ada di sekitar mereka, kamu ngerasa sedang berada di dalam sebuah cerita film. Ceritanya bisa macem-macem. Mulai dari pacaran biasa, terus cowoknya selingkuh sama cewek lain, ceweknya mau bunuh diri, terus balikan, terus ceweknya hamil, cowoknya gak ngaku kalo dia yang menghamili, ceweknya dituduh selingkuh, keluarga si cewek gak terima, gebuk-gebukan, masuk penjara. Gitu deh. Pokoknya pastinya bikin kamu sama temen-temen kamu mikir, “Taek, drama banget sih.”

Pacaran Berantem Mulu

Sesuai namanya, ini adalah pasangan yang pacaran, tapi kerjanya berantem mulu. Bedanya sama yang tipe pacaran drama, pacaran berantem mulu ini gak pake drama-dramaaan. Emang murni berantem aja. Semua hal bisa bikin mereka berantem. Biasanya kalo lagi pergi rame-rame, pasangan ini datengnya paling telat (karena berantem dulu di parkiran), terus pas dateng mukanya sama-sama merengut, trus bikin suasana gak nyaman. Kadang-kadang pasangan ini membuat kamu berpikir kenapa mereka masih juga pacaran.

Pacaran yang Gak Kayak Pacaran

Ini adalah pasangan yang katanya pacaran, tapi gak pernah kayak pacaran. Ada beberapa skenario yang membuat mereka gak pernah keliatan kayak orang pacaran
  1. Katanya pacaran tapi gak pernah keliatan berduaan. Masing-masing sibuk dengan urusan masing-masing
  2. Katanya pacaran, tapi becandanya gak kayak orang pacaran (misal: gebuk-gebukan)
  3. Katanya pacaran, tapi pasangannya cuma dimanfaatin untuk hal-hal tertentu, misalnya kalo cowok, cuma dimanfaatin buat jadi supir aja.
Nah, kalo kayak gini emang cukup bisa dipertanyakan sih. Ya udah sih terserah mereka.
Ada tambahan? Boleh nulis-nulis di comments loh.

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda